Tipologi Guru dan Otoritasnya dalam Transmisi Ilmu Pengetahuan

Authors

  • Ummu Diana Munawwarah Universitas Islam Negeri (UIN) Madura
  • Linda Asiawati Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UINMALIKI) Malang
  • Moh. Rokib Universitas Islam Negeri (UIN) Madura
  • Diana Septi Anggraini Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.59240/kjsk.v5i3.263

Keywords:

Teacher, Islamic Education, Typology, Authority, Knowledge Transmission

Abstract

Islamic education presents a comprehensive and integral concept encompassing cognitive, spiritual, moral, and social dimensions. In the perspective of classical Muslim scholars such as Ibn Sina and al-Ghazali, the teacher plays a fundamental role not only as a transmitter of knowledge but also as a guide, moral educator, and character builder. This study aims to analyze the typology of teachers and their authority in the transmission of knowledge within the framework of classical Islamic educational thought. The research employs a qualitative approach with a descriptive design, using a literature study based on classical and contemporary scholarly works related to Islamic education. The findings reveal that in the Islamic educational tradition, teachers hold diverse typologies mu’allim, mu’addib, mudarris, shaykh, and ustadz each embodying distinct responsibilities and functions. A teacher’s authority is derived not only from intellectual mastery but also from moral integrity and spiritual exemplarity. Consequently, the teacher occupies a central position in shaping the balance between knowledge and ethics, serving as a key figure in maintaining the continuity of knowledge transmission within the Muslim intellectual tradition.

References

Abdul Wahid. (2013). Guru sebagai figur sentral dalam pendidikan. Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman, 8(2), 1–13.

Ahmad Ridlo Shohibul Ulum. (2018). Ibnu Sina: Sarjana, pujangga, dan filsuf besar dunia biografi singkat 980–1037 M. Anak Hebat Indonesia.

Ahmad Syukri, dkk. (2023). Konsep tarbiyah, ta’lim, dan ta’dib dalam dunia pendidikan Islam. Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman, 6(1), 92.

Ahmad Zain Sarnoto. (2013). Implikasi teologis profesi guru dalam pendidikan. Madani Institute: Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya, 2(2).

Aldila Winda Pramita, dkk. (2023). Hakikat pendidikan Islam: Tarbiyah, ta’lim, dan ta’dib. Journal of Educational Research and Humaniora (JERH), 1(2), 86.

Al-Ghazali. (1988). Ihya’ Ulum al-Din (Vol. 1). Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Al-MAwardI. (1989). al-Aḥkām al-Sulṭāniyyah wa al-Wilāyāt al-Dīniyyah. Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Aufi Nadra Izzati, Alya Fadhluna ZamZam, & M. Inggit Prabowo. (2023). Peran guru dalam pendidikan Islam perspektif Al-Qur’an dan Hadits. Edu-Riligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan, 7(4).

Desi Pristiwanti, dkk. (2022). Pengertian pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 7911–7915.

Ening Herniti. (2014). Sapaan dalam ranah keagamaan Islam (analisis sosiosemantik). Jurnal Thagafiyyat, 15(1), 22–38.

Farida Jaya. (2020). Konsep dasar dan tujuan pendidikan dalam Islam: Ta’lim, tarbiyah, dan ta’dib. Jurnal Tazkiya, 9(1), 70.

Faruqi, D., Lestari, A., & Hidayah, N. (2023). Guru dalam perspektif Islam. Tarbiyatul Misbah (Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan), 16(1).

H. Candra Wijaya. (2016). Ilmu pendidikan Islam: Menuntun arah pendidikan Islam Indonesia. Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia (LPPPI).

Hesti Winingsih, dkk. (2022). Konsep akhlak dalam kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim dan implementasinya pada pembinaan akhlak santri. Fitrah: Journal of Islamic Education, 3(2), 114–129.

Karror, A. (2025). Pengelolaan Madrasah Aliyah terhadap rendahnya minat lulusan melanjutkan ke perguruan tinggi. Ma’had Aly Journal: Journal of Islamic Studies, 2.

Lexy J. Moleong. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Luzac & Co. LTD. (1957). Materials on Muslim education in the Middle Ages. London: Great Russell Street.

Makdisi, G. (1981). The rise of colleges: Institutions of learning in Islam and the West. Edinburgh: Edinburgh University Press.

Mawardi Djalaluddin. (2015). Pemikiran Abu Ishaq Al-Syatibi dalam kitab Al-Muwafaqat. Al Daulah: Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan, 4(2), 289–300.

Mehdi Nkosteen. (1350). History of Islamic origins of Western education. University of Colorado Press.

Miftahul Ulum. (2020). Metodologi studi Islam (spiritualitas dalam pendidikan Islam dalam pandangan Syed Muhammad Naquib Al-Attas). Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan, 4(1), 1–21.

Mohammad Kosim. (2008). Guru dalam perspektif Islam. TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1).

Mohammad Syarifuddin Al Amin. (2021). The role of ustad pesantren in increasing santri's interest on Kitab Kuning in Pesantren Kyai Syarifuddin. Risalatuna: Journal of Pesantren Studies, 1(2), 119–136.

Muh Ainul Fiqih. (2022). Peran pesantren dalam menjaga tradisi-budaya dan moral bangsa. PANDAWA, 4(1), 42–65.

Muh. Hambali. (2016). Manajemen pengembangan kompetensi guru PAI.

Muhammad Qorib. (2020). Integrasi etika dan moral spirit dan kedudukannya dalam pendidikan Islam. Kumpulan Berkas Kepangkatan Dosen.

Myori, Dwiprima Elvanny, Krismadinata Chaniago, Rahmat Hidayat, Fivia Eliza, & Radinal Fadli. (2019). Peningkatan kompetensi guru dalam penguasaan teknologi informasi dan komunikasi melalui pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis Android. JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional), 5(2), 102. https://doi.org/10.24036/jtev.v5i2.106832

Ningsih Manoppo & Muh Arif. (2023). Kompetensi profesional guru bahasa Arab dan masalah pembelajaran bahasa Arab. Assuthur: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 2(1), 35–53.

Rasyidi, Rasnam, Ratu Amalia Hayani, & Wardatul Ilmiah. (2020). Guru dalam pendidikan Islam, antara profesi dan panggilan dakwah. Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA, 6(2).

Rokib, M. (2025). Internalisasi nilai moderasi beragama dalam membentuk toleransi siswa. Kartika: Jurnal Studi Keislaman, 5(1), 311–327.

Siswani, Sudirman, & Prayogi Dwina Angga. (2024). Pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam dan sosial (IPAS) kelas IV SDN Embung Karung. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 2556–2563.

Downloads

Published

2025-11-18

How to Cite

Diana Munawwarah, U., Asiawati, L., Rokib, M., & Septi Anggraini, D. (2025). Tipologi Guru dan Otoritasnya dalam Transmisi Ilmu Pengetahuan. Kartika: Jurnal Studi Keislaman, 5(3), 1463–1478. https://doi.org/10.59240/kjsk.v5i3.263