Pemenuhan Kebutuhan Dasar Peserta Didik Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam Perspektif Hierarki Kebutuhan Maslow

Authors

  • Allaam An Falah Universitas PGRI Sumatera Barat
  • Fuaddillah Putra Universitas PGRI Sumatera Barat
  • Rila Rahma Mulyani Universitas PGRI Sumatera Barat

DOI:

https://doi.org/10.59240/kjsk.v5i3.341

Keywords:

Basic Needs, Maslow’s Hierarchy of Needs, Students, Psychological Well-Being, Secondary Education

Abstract

This study aims to describe the profile of meeting the basic needs of class X students at SMA Negeri 13 Padang based on Abraham Maslow's hierarchy of needs theory, which includes physiological, sense of security, sense of belonging and affection, appreciation, and self-actualization. Fulfilling these needs is important in supporting students' learning readiness and psychological well-being. The research method used a descriptive quantitative approach with a sample of 80 students of class X selected through purposive sampling. The instrument is in the form of a closed questionnaire that has been tested for validity and reliability. The data was analyzed with descriptive statistics to describe the conditions of meeting needs without making generalizations. The results of the study show that the fulfillment of the basic needs of students in general is in the category of being quite met. In physiological aspects, sense of security, love and affection, and appreciation, the majority of students are in the high category. These findings affirm the importance of the role of schools, teachers, and parents in supporting the basic needs of students so that they can support the success of the educational process both academically and psychologically.

References

Adhani, D. (2013). Hubungan dukungan sosial dengan aktualisasi diri remaja panti asuhan di Samarinda. eJournal Psikologi, 1(3), 1223–1235.

Alfita, L. (2011). Hubungan antara harga diri dengan perilaku seksual (Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Barnawi, & Arifin. (2013). Mengelola Sekolah Berbasis Entrepreneurship. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Bujuri, D. A. (2018). Analisis Kebutuhan Anak Usia Dasar dan Implikasinya Dalam Penyelenggaraan Pendidikan. JIP: Jurnal Ilmiah PGMI, 4(1), 82–97.

Devianti, R., & Lia, S. (2020). Urgensi analisis kebutuhan peserta didik terhadap proses pembelajaran. Jurnal Asatiza: Jurnal Pendidikan, 1(1), 36–46.

Febrianti, F., & Subroto, U. (2023). Hubungan toxic relationship dengan kepercayaan diri remaja. Prosiding Seminar Nasional Psikologi & Ilmu Sosial, 3(1), 803–812. Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Indriani, F. (2021). Perkembangan peserta didik terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman. Yogyakarta: UAD Press.

Listyowati, A., Andayani, T. R., & Karyanta, N. A. (2013). Hubungan antara kebutuhan aktualisasi diri dan dukungan sosial dengan kematangan karir pada siswa kelas XII SMA N 2 Klaten (Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret).

Marhamah, & Zikriati. (2023). Mengenal kebutuhan peserta didik di era kurikulum merdeka. Jurnal Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 7(2), 276–288.

Mardison, S., & Permatasari, Y. (2017). Motif rasa aman peserta didik melakukan perilaku bullying di SMP N 1 Painan. Jurnal Ilmiah Konseling, 17(2), 78–84.

Nurjannah, B. A. (2020). Kebutuhan cinta dan kasih sayang pada remaja peminum alkohol (Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan).

Oktaviani, M. A. (2019). Hubungan penerimaan diri dengan harga diri pada remaja pengguna Instagram di Kota Samarinda. Psikoborneo, 7(4), 549–556.

Ponidjan, T. S., Batmornisin, A., Yuliani, F. C., Amanupunyo, A., Ritawati, R., Handayani, G. L., ... & Kristiani, D. A. (2025). Tumbuh kembang anak. Cilacap: PT Media Pustaka Indo.

Rachman, A. (2019). Aktualisasi diri siswa dalam pembelajaran ditinjau dari kepercayaan diri dan teman sebaya. Jurnal Bimbingan Konseling dan Pendidikan, 7(1), 9–15.

Sagala, S. (2010). Konsep dan makna pembelajaran: Untuk membantu memecahkan problematika belajar dan mengajar. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2009). Pengembangan kurikulum: Teori dan praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Syah, S. R. (2025). Peran cinta dan kasih sayang dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Humaniora, 13(2), 566–574.* Universitas Negeri Malang.

Widodo, A. S., & Pratitis, N. T. (2013). Harga diri dan interaksi sosial ditinjau dari status sosial ekonomi orang tua. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(2), 131–138.

Yusri, F., & Jasmienti. (n.d.). Pengaruh pemenuhan kebutuhan remaja terhadap tindakan bully siswa di PKBM Kasih Bundo Kota Bukittinggi. IAIN Bukittinggi.

Downloads

Published

2025-11-20

How to Cite

An Falah, A., Putra, F., & Rahma Mulyani, R. (2025). Pemenuhan Kebutuhan Dasar Peserta Didik Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam Perspektif Hierarki Kebutuhan Maslow. Kartika: Jurnal Studi Keislaman, 5(3), 1728–1737. https://doi.org/10.59240/kjsk.v5i3.341