Kesenjangan Model Pendidikan Karakter Lokal Berbasis Nilai Belom Bahadat dan Belum Penyang Hinje Simpei

Authors

  • Endah Sucia Dewi Universitas Islam Negeri Palangka Raya
  • Noormuslim Universitas Islam Negeri Palangka Raya
  • Muslimah Universitas Islam Negeri Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.59240/kjsk.v5i2.567

Keywords:

Character Education, Local Wisdom, Belom Bahadat, Belum Penyang Hinje Simpei, Dayak culture

Abstract

This study aims to examine the gaps in the development of local character education models based on the values of Belom Bahadat and Belum Penyang Hinje Simpei and to identify their potential contributions to character education in Indonesia. The study employs a qualitative approach using a library research design. Data were collected from scholarly books, peer-reviewed journal articles, and relevant previous studies on character education, Dayak local wisdom, and the philosophical foundations of Belom Bahadat and Belum Penyang Hinje Simpei. Data analysis followed the interactive model of Miles and Huberman, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that these values embody religious, moral, social, and multicultural principles that are highly relevant as a foundation for character education. However, existing studies remain largely descriptive and normative, lacking applicative curriculum designs and empirical evaluations of implementation. This study underscores the need to develop a more systematic, contextual, and measurable local character education model to effectively integrate Dayak cultural values into formal education

References

Agustina, Wiwin. “Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Tradisi Belum Penyang Hinje Simpei Masyarakat Dayak Tamambaloh.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 5, no. 2 (2020): 290–299.

Ahmad Muhajir, Muslimah, Zainap Hartati. “Konsep Dan Klasifikasi Ilmu Pengetahuan Dalam Islam.” Jurnal Pendidikan Dan Islam Kontemporer 2, no. 2 (2021): 9–15. https://doi.org/10.19109/wardah.v21i2.7270.

Alang Arianto, Ismuddin, Vina Salviana DS, Tri Sulistyaningsih. Netralitas Aparatur Sipil Negara Dalam Filosofi Nilai-Nilai Belom Bahadat. Vol. 17, 1385.

Amilia Putri, Titania, Natasya Audia Safitri, Nelsi Islami, Nor Aida, and Ali Iskandar Zulkarnain. “Analisis Nilai Spiritual Dalam Pembentukan Karakter Pada Prinsip Belom Bahadat,” 2024, 1131–42.

Anwar, Khairil, and Sri Winarni. “Tantangan dan Hambatan Guru dalam Mengimplementasikan Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal (Studi pada SD di Daerah Adat Dayak).” Jurnal Dikdas: Pendidikan Dasar 4, no. 1 (2021): 45–58.

Apriatama, Dony. “Bimbingan Kelompok Berbasis Nilai Budaya Belom Bahadat Untuk Meningkatkan Sikap Sopan Santun Peserta Didik Di Madrasah Aliyah Negeri Kota Palangka Raya.” Jurnal Bimbingan Dan Konseling Ar-Rahman 4, no. 2 (2018): 61. https://doi.org/10.31602/jbkr.v4i2.1515.

Ayu Fitriani, Muhammad Saman, Novita Mayasari Anggelia. “The Symbolism The Dayak Indigenous Peoples Of The Meaning Of Hornbills.” Belom Bahadat 10, no. 1 (2020): 24–39.

Citranu, Citranu. “Hermeneutika Belom Bahadat Sebagai Wujud Kesadaran Hukum Masyarakat Adat Dayak Di Wilayah Kedamangan Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas.” Jurnal Hukum Agama Hindu Widya Kerta 5, no. 2 (2022): 117–37. https://doi.org/10.53977/wk.v5i2.764.

Espihani, Rahmad, M Muslimah, N Normuslim, and M Mualimin. “Reconstructing Multicultural Islamic Education: A Qur’anic Framework for Inclusive Pedagogy.” Suhuf 37, no. 1 (2025): 16–23. https://doi.org/10.23917/suhuf.v37i1.10125.

Fajarini, Ulfah. “Peranan Kearifan Lokal Dalam Pendidikan Karakter.” Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal 1, no. 2 (2014): 123–30. https://doi.org/10.15408/sd.v1i2.1225.

Haryani, Tutik. “Penanaman Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dayak Ma’anyan Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Di Kabupaten Barito Timur.” Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang 11, no. 2 (2020): 353–61.

Hartati, Yuli, Dwi Cahyadi A. Riyanto, and Andrisyah. “Analisis Kebutuhan Pengembangan Model Buku Panduan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Belom Bahadat untuk Anak Usia Dini.” Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 6, no. 1 (2022): 51–62.

Herianto, and Fathurrahman Imran. “Belom Bahadat: Konsep Hidup Orang Dayak Kanayatn dan Relevansinya dengan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).” Jurnal Studi Agama dan Masyarakat 16, no. 2 (2020): 138–149.

Jumriani, Jumriani, Mutiani Mutiani, M. Adhitya Hidayat Putra, Syaharuddin Syaharuddin, and Ersis Warmansyah Abbas. “Telaah Literatur: Komponen Kearifan Lokal dalam Pelaksanaan Pembelajaran pada Sekolah Dasar di Kalimantan Selatan.” Jurnal Basicedu 5, no. 4 (2021): 2536–2547.

Lukman, Anggia Amanda. “Pewarisan Nilai Sebagai Pembentuk Kepribadian Berkarakter Melalui Falsafah Huma Betang Suku Dayak Kalimantan.” Sosietas 8, no. 1 (2018): 452–56. https://doi.org/10.17509/sosietas.v8i1.12498.

Mahfudz, Shaifurrokhman, Muhammad Azmi Syafiq, Handi Risza, and Tuani. “View of The Philosophy of Belom Bahadat in the Perspective of the Qur’an as a Solution to the Economic Contestation in Central Kalimantan.” Arus Syariah, 2025, 1–9.

Mayda Batubara, Santy. “Kearifan Lokal Dalam Budaya Daerah Kalimantan Barat (Etnis Melayu Dan Dayak).” Jurnal Penelitian IPTEKS, 2017, 92–93.

Natalia, Desi, and Alfonso Munte. “Belom Bahadat as Legal Culture of the Dayak Community in Palangka Raya: The Perspective of Max Weber and Talcott Parsons Desi Natalia 1 , Alfonso Munte 2 IAKN Palangka Raya.” Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai 9, no. 1 (2024): 386–406.

Paturusi, Syaharuddin, and Dewi Mahrani. “Integrasi Nilai Kearifan Lokal Dayak (Belom Bahadat) dalam Kurikulum Muatan Lokal untuk Mitigasi Kesenjangan Karakter.” Jurnal Pendidikan IPS 10, no. 2 (2020): 101–114.

Ranubaya, Agnes, Fransesco, and F.X. Kurniawan Dwi Madyo Utomo. “Eksistensi Kearifan Lokal Dalam Simbol-Simbol Suku Dayak Kalimantan Barat.” Borneo Review 1, no. 2 (2023): 94–103. https://doi.org/10.52075/br.v1i2.98.

Rizal, Muh. “Model Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Belom Bahadat pada Masyarakat Dayak di Kalimantan Barat.” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 5, no. 1 (2020): 51–66.

Salmawati, and Lailatur Rahmi. “Internalisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Belom Bahadat dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Sekolah Dasar.” Jurnal Pendidikan Karakter 12, no. 1 (2021): 1–13.

Sinaga, Rasima, and Dedi Kuntadi. “Kesenjangan Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Lokal di Daerah Perkotaan dan Pedalaman Kalimantan.” Jurnal Sosial Humaniora 11, no. 2 (2020): 112–125.

Subandi, and Muhammad Fajar. “Revitalisasi Nilai Belum Penyang Hinje Simpei sebagai Fondasi Pendidikan Karakter dalam Menghadapi Disrupsi Sosial di Kalimantan.” Jurnal Sosiologi Pendidikan 14, no. 1 (2021): 77–89.

Downloads

Published

2025-08-25

How to Cite

Endah Sucia Dewi, Noormuslim, & Muslimah. (2025). Kesenjangan Model Pendidikan Karakter Lokal Berbasis Nilai Belom Bahadat dan Belum Penyang Hinje Simpei. Kartika: Jurnal Studi Keislaman, 5(2), 1453–1468. https://doi.org/10.59240/kjsk.v5i2.567