Tinjauan Siyasah Tanfidziyyah terhadap Praktik Penutupan Jalan untuk Kepentingan Sosial Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009
DOI:
https://doi.org/10.59240/kjsk.v6i1.607Keywords:
Law Number 22 of 2009, Roads, Traffic, SyariahAbstract
This study examines the practice of road closures for social purposes from the perspective of siyasah tanfidziyyah within the framework of Law Number 22 of 2009 on Road Traffic and Transportation. The government plays an executive role through policy formulation, infrastructure planning, traffic management, and public education. However, several challenges remain, including low public legal awareness, inadequate supporting infrastructure, weak law enforcement, and limited coordination among relevant stakeholders. From the perspective of Islamic governance, the implementation of executive authority (al-sulthan al-tanfidziyyah) reflects the principles of siyasah syar’iyyah, which emphasize public welfare (maslahah ‘ammah) and social order. The findings indicate that although regulatory implementation has been initiated, improvements in governance effectiveness, law enforcement consistency, and public participation are still required to ensure legal certainty and sustainable traffic management. Strengthening institutional capacity and integrating normative legal frameworks with Islamic governance values are essential to optimize the management of road closure practices for social interests.
References
Abubakar, H. R. (2021). Pengantar metodologi penelitian. Yogyakarta: SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga.
Auda, J. (2018). Maqāṣid al-syarī‘ah dalam kebijakan publik: Pendekatan sistem dalam hukum Islam. Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial, 13(2), 279–295.
Chazawi, A. (2021). Kejahatan terhadap harta benda. Malang: Media Nusa Creative.
Faris, A. (2025). Efektivitas penegakan hukum penutupan jalan tanpa izin untuk kegiatan hajatan di Kota Batu berdasarkan Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2023. Universitas Muhammadiyah Malang, Malang.
Fauzi, A., & Hidayah, N. (2020). Prinsip la ḍarar wa lā ḍirār dalam Islam sebagai dasar perlindungan hak sosial masyarakat. Al-‘Adalah: Jurnal Hukum Islam, 17(2), 189–204.
Hadi, A. (2021). Penelitian kualitatif: Studi fenomena, case study, grounded theory, biografi. Jember: CV Pena Persada.
Iqbal, M. (2015). Konsep siyāsah syar‘iyyah dalam perspektif fiqh politik Islam. Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum, 15(2), 253–265.
Iqbal, M. (2016). Fiqih siyasah: Kontekstualisasi doktrin politik Islam. Jakarta: Kencana.
Iqbal, M. (2018). Implementasi siyāsah syar‘iyyah dalam kebijakan publik perspektif maqāṣid al-syarī‘ah. Al-Daulah: Jurnal Hukum dan Perundang-Undangan Islam, 8(2), 233–247.
Kurniawan, A. (n.d.). Sistem politik dan ketatanegaraan Islam: Menapaktilasi pemikiran dan perjuangan. Jakarta: Penerbit Adab.
Manan, B. (2007). Ilmu perundang-undangan. Yogyakarta: Kanisius.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Los Angeles: Sage Publications.
al-Maududi, A. A. (1975). Sistem politik Islam (Cet. IV). Bandung: Mizan.
Pujangga, R., et al. (2025). Tinjauan fiqh siyāsah terhadap implementasi hukum adat dalam sistem perundang-undangan berdasarkan Pasal 18 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Jurnal Inovasi Hukum, 6(2).
Ramadhani, R., et al. (2025). Implementasi Pasal 8 Peraturan Bupati Lampung Tengah Nomor 11 Tahun 2023 dalam perspektif siyāsah tanfidziyah. Al-Maqashidi: Journal Hukum Islam Nusantara, 8(2).
Salam, A. (2023). Metode penelitian kualitatif. Yogyakarta: CV Azka Pustaka.
Santoso, R., et al. (2023). Kajian filsafat: Zakat sebagai sumber keuangan negara. IJRC: Indonesian Journal Religious Center, 1(1), 1–7.
Saputra, R., & Yusrizal. (2020). Perlindungan fungsi jalan sebagai prasarana publik dalam perspektif hukum lalu lintas. Jurnal Rechtsvinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 9(2), 245–260.
Septiani, A. (2022). Analisis penunjukan pejabat kepolisian menjadi pelaksana tugas gubernur perspektif hukum positif dan siyāsah tanfidziyah (Skripsi). [Nama Perguruan Tinggi tidak dicantumkan].
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suyanto, B. (2014). Gotong royong sebagai modal sosial dalam pembangunan masyarakat desa. Jurnal Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 27(3), 221–230.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Istiqomah Vatriana, Marwin, Hendriyadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



