Implementasi Peraturan Bupati Pesawaran Nomor 35 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Kawasan Wisata Bahari dalam Perspektif Siyāsah Tanfīdziyyah

Authors

  • Rian Hidayat Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Iskandar Syukur Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Muhammad jayus Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

DOI:

https://doi.org/10.59240/kjsk.v6i2.829

Keywords:

Marine Tourism Management, Regional Policy, siyāsah tanfīdziyyah

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Regent Regulation of Pesawaran Regency concerning the management of marine tourism areas from the perspective of Siyāsah Tanfīdziyyah. Marine tourism has significant potential in supporting regional economic development, increasing community welfare, and preserving coastal environmental sustainability. However, the management of marine tourism requires effective government policies and active participation from stakeholders to ensure the realization of public benefit (maṣlaḥah ʻāmmah). This research employed a qualitative approach with a case study design conducted in Pesawaran Regency, Lampung Province. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed descriptively using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The findings reveal that the implementation of marine tourism management policies in Pesawaran Regency has been carried out through planning, organizing, and implementation stages involving the local government, local communities, and business partners. The development of marine tourism contributes to improving the local economy and optimizing regional tourism potential. From the perspective of siyāsah tanfīdziyyah, the role of the local government reflects the implementation of executive authority in managing public interests, environmental sustainability, and social welfare in accordance with the principles of justice and public benefit in Islamic governance.

References

Asshiddiqie, Jimly. Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada, 2010.

Bagyono. Pariwisata dan Perhotelan. Bandung: Alfabeta, 2014.

Djazuli. Fiqh Siyasah: Implementasi Kemaslahatan Umat dalam Rambu-Rambu Syariah. Jakarta: Kencana, 2009.

Echols, John M., dan Hassan Shadily. Kamus Indonesia-Inggris. Jakarta: PT Gramedia, 2010.

Isdarmanti. Dasar-dasar Kepariwisataan dan Pengelolaan Destinasi Pariwisata. Yogyakarta: Gerbang Media Aksara dan StiPrAm Yogyakarta, 2017.

Iqbal, Muhammad. Fiqh Siyasah: Kontekstualisasi Doktrin Politik Islam. Jakarta: Prenadamedia Group, 2014.

Iqbal, Muhammad. “Konsep Siyasah Syar’iyyah dalam Perspektif Fiqh Politik Islam.” Jurnal Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum 15, no. 2 (2015): 253–265.

Junaidi, Ahmad, dan Lestari Dewi. Ekowisata Bahari: Prinsip dan Aplikasi di Indonesia. Bandung: Alfabeta, 2022.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Pedoman Pengembangan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan. Jakarta: Kemenparekraf, 2021.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Strategi Pengembangan Wisata Bahari Berkelanjutan di Indonesia. Jakarta: Kemenparekraf, 2022.

Kotler, Philip, John T. Bowen, dan James C. Makens. Marketing for Hospitality and Tourism. 6th ed. Boston: Pearson, 2017.

Madjid, Nurcholis. Fiqh Siyasah: Kontekstualisasi Doktrin Politik. Jakarta: Gaya Media Pratama, 2001.

Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, dan Johnny Saldaña. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Los Angeles: Sage Publications, 2014.

Nurhayati, Atikah. Io-Ekoregion Kawasan Wisata Bahari Berbasis Konservasi. Sleman: CV Bravo Press Indonesia, 2024.

Pendit, Nyoman S. Ilmu Kepariwisataan: Sebuah Pengantar Perdana. Jakarta: PT Pradnya Paramita, 2003.

Pendit. Ilmu Kepariwisataan: Sebuah Pengantar Perdana. Jakarta: PT Pradnya Paramita, 2006.

Peraturan Bupati Pesawaran Nomor 27 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Kawasan Wisata Bahari di Kabupaten Pesawaran.

Peraturan Bupati Pesawaran Nomor 35 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Kawasan Wisata Bahari di Kabupaten Pesawaran. Pasal 2.

Pitana, I Gede, dan Putu G. Gayatri. Sosiologi Pariwisata: Dampak Sosial dan Ekonomi. Yogyakarta: Andi Offset, 2018.

Pradini, Gagih. Pariwisata Bahari. Jawa Barat: Penerbit Widina Media Utama, 2024.

Pratama, M. Rizki, dan Siti Aisyah. Potensi Ekosistem Terumbu Karang untuk Wisata Bahari di Kabupaten Pesawaran. Bandar Lampung: LP2M Universitas Lampung, 2021.

Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran. Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Kabupaten Pesawaran Tahun 2020–2025. Pesawaran: Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran, 2020.

Salam, Agus. Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: CV Azka Pustaka, 2023.

Santoso, Fajar. Pariwisata dalam Pandangan Islam. Padang: Majalah Online, 2007.

Sudiarta, I Nyoman. Manajemen Destinasi Pariwisata: Konsep dan Aplikasi. Denpasar: Pustaka Larasan, 2019.

Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.

Sujali. “Pengelolaan Usaha Jasa Pariwisata Berbasis Pengembangan Masyarakat pada Kawasan Ubud Bali.” Vol. 2, No. 22 (2017).

Sunaryo. Manajemen Pariwisata: Solusi untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan. Yogyakarta: Penerbit Ombak, 2020.

Supriyono, Bambang. Pembangunan Ekonomi Daerah dan Pengelolaan Sumber Daya Alam. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2019.

Downloads

Published

2026-05-11

How to Cite

Rian Hidayat, Iskandar Syukur, & Muhammad jayus. (2026). Implementasi Peraturan Bupati Pesawaran Nomor 35 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Kawasan Wisata Bahari dalam Perspektif Siyāsah Tanfīdziyyah. Kartika: Jurnal Studi Keislaman, 6(2), 2570–2580. https://doi.org/10.59240/kjsk.v6i2.829