Peranan Mediasi Informal dalam Penyelesaian Sengketa Tanah di Desa Sungai Jior menurut Kompilasi Hukum Islam

Authors

  • Erwin Hamonangan Pane Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Hadisah Mardiah Nasution Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Nur Hakima Akhirani Nasution Institut Agama Islam Padang Lawas

DOI:

https://doi.org/10.59240/kjsk.v6i2.906

Keywords:

Informal Mediation, Inheritance Land Disputes, Inheritance Land Disputes Compilation of Islamic Law, Community Leaders

Abstract

This study aims to examine the implementation of informal mediation in resolving land disputes among heirs in Sungai Jior Village, the role of informal mediation from the perspective of the Compilation of Islamic Law, and the supporting and inhibiting factors in its implementation. This study employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through in-depth interviews with religious leaders, traditional figures, the village head, and parties involved in informal dispute resolution. The findings reveal that informal mediation in Sungai Jior Village is conducted in a familial manner, involving religious and traditional leaders as mediators. Agreements are reached orally and are considered morally and traditionally binding. This mediation plays an essential role in preventing prolonged conflicts, restoring family relationships, and achieving a fair inheritance distribution in accordance with Islamic principles as stipulated in the Compilation of Islamic Law. Supporting factors include trust in community leaders, a strong culture of deliberation, and process efficiency, while inhibiting factors involve emotional unpreparedness of disputing parties and the absence of clear inheritance documents

References

Abdurrahman. Kompilasi Hukum Islam Di Indonesia. Jakarta: Akademika Prasindo, 2010.

Ahmad. “Rajiuddin ‘Pihak Yang Bersangkutan’ Wawancara 8 Juni 2025, Sungai Jior,” 2025.

Amaliya, S, A, Ixal L., Ardiansyah D., and Z M., & Suroso. “Peran Mediasi Dalam Menyelesaikan Sengketa Tanah Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Di Luar Pengadilan: Studi Kasus Di Desa Sumberjaya Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang.” As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga 11, no. 2 (2024). https://doi.org/https://doi.org/10.47467/as.v6i2.6947.

Hidayat, Dudung. “Formalisasi Mediasi Sebagai Mekanisme Penyelesaian Sengketa Perdata.” Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia 7, no. 1 (2022).

Ibrahim, Johnny. Teori Dan Metodologi Penelitian Hukum Empiris. Malang: Bayumedia, 2020.

Iriantoro, A, and S Sujatmiko. “Sinergi Hukum Adat Dan Hukum Islam Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Adat.” Tasyri’ : Journal of Islamic Law 12, no. 2 (2025). https://doi.org/https://doi.org/10.53038/tsyr.v4i2.424.

Kaban, Maria. “Penyelesaian Sengketa Waris Tanah Adat Pada Masyarakat Adat Karo.” Jurnal Mimbar Hukum 28, no. 3 (2016): 453–65.

Kalsum, Umi, Hidayatullah Ismail, and Sridepi. “Advokasi Hukum Keluarga Islam Melalui Mediasi.” Dalam Jurnal Ilmu Islam 8, no. 4 (2024).

Kurniawan, A, N Triana, M Sari, N. LR Hasibuan, and A Madhona. “Hukum Adat Dan Nilai Restoratif: Kontekstualisasi Penyelesaian Konflik Sumbang Adat Di Jambi.” Masalah-Masalah Hukum 53, no. 2 (2024): 111–22.

Maradona, ANawi, S, and A Anzar. “Efektivitas Pelaksanaan Mediasi Dalam Penyelesaian Sengketa Kewarisan” 6, no. 2 (2021): 185–200. https://doi.org/https://doi.org/10.52103/jlg.v2i1.317.

Miles, M B, and A M Huberman. Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. SAGE Publications, 2014.

Nasution, Mesteria. “Tokoh Agama.” Wawancara, 2025.

Nasution, Paoji. “Tokoh Adat.” Wawancara, 2025.

Nurfajriani, W V, M W Ilhami, A Mahenda, R A Sirodj, and M W Afgani. “Triangulasi Data Dalam Analisis Data Kualitatif.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 10, no. 17 (2024): 826–833. https://doi.org/10.5281/zenodo.13929272.

Nurhalisah, N, and I. Lewa. “Peranan Mediator Dalam Penyelesaian Sengketa Kewarisan Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif.” Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Dan Hukum 2, no. 1 (2021). https://doi.org/https://doi.org/10.24252/shautuna.v2i1.16580.

Nusa, R, S Marwah, and S. Yunita. “Mediasi Non Litigasi Terhadap Sengketa Pembagian Harta Warisan di Kecamatan Moutong Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah.” Qiyas : Jurnal Hukum Islam Dan Peradilan 10, no. 1 (2021). https://doi.org/https://doi.org/10.29300/qys.v6i1.4344.

Pasaribu, Amsana. “Pihak Yang Bersangkutan” Wawancara 8 Juni 2025, Sungai Jior,” 2025.

Pasaribu, Barayun. “Tokoh Agama.” Wawancara, 2025.

Pasaribu, Ernida. “Pihak Yang Bersangkutan” Wawancara 8 Juni 2025, Sungai Jior,” 2025.

Rahmadi, T. Mediasi Penyelesaian Sengketa Melalui Pendekatan Mufakat. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2010.

Resmini, W, and A Sakban. “Mediasi dalam Penyelesaian Sengketa Pada Masyarakat Hukum Adat.” CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan 6, no. 1 (2019). https://doi.org/https://doi.org/10.31764/civicus.v6i1.625.

Rizaldi, M, D Mujiburohman, and D Pujiriyani. “Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Tumpang Tindih Tanah Antara Hak Guna Usaha Dan Hak Milik.” Widya Bhumi 3, no. 2 (2023). https://doi.org/https://doi.org/10.31292/wb.v3i2.62.

Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan (Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi R&D Dan Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta, 2019.

Tampubolon, Wahyu Simon. “Peranan Seorang Arbiter Dalam Penyelesaian Sengketa Melalui Arbitrase.” Jurnal Ilmiah Advokasi 7, no. 1 (2019): 21–30.

Downloads

Published

2026-05-25

How to Cite

Erwin Hamonangan Pane, Hadisah Mardiah Nasution, & Nur Hakima Akhirani Nasution. (2026). Peranan Mediasi Informal dalam Penyelesaian Sengketa Tanah di Desa Sungai Jior menurut Kompilasi Hukum Islam. Kartika: Jurnal Studi Keislaman, 6(2), 2846–2856. https://doi.org/10.59240/kjsk.v6i2.906